Langkah menuju kebahagiaan bahkan sudah harus dimulai sejak sebelum pernikahan. Diawali dengan niat yang mulia, memilih pasangan secara selektif, dan seterusnya. Begitu pula halnya pasca pernikahan terdapat langkah-langkah yang harus ditempuh oleh kedua pasangan.

Menjalani puasa tidak berarti berhenti berolah raga. Olah raga akan membantu sirkulasi tubuh berjalan lancar.namun yang perlu diingat adalah agar menyesuaikan porsi olah raga dan tidak memaksa.

Selalu mengingat pahitnya kepedihan yang dirasakan daripada kelezatan menuruti kehendak hawa nafsu.
Kedudukan dan martabatnya di sisi Allah dan di hati para hamba-Nya lebih baik dan berguna daripada kelezatan mengikuti tuntutan hawa nafsu.

“Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS. Asy Syams: 7-10)

Tips berikutnya adalah ngabuburit. Ya, kegiatan ini dilakukan saat hari sudah mulai sore. Kira-kira jam 4-an lha, ya. Bisa dengan apa saja, tapi tetap yang menjauhkan kita dari hal-hal yang membuat kita batal dan berkurang pahala puasanya. Jalan-jalan, tadarusan, membaca, bahkan maen game bisa jadi pilihan untuk ngabuburit ini.

Apabila nafsu dilepaskan dan tidak dikendalikan pasti akan menjerumuskan seseorang ke dalam kehinaan, kebinasaan dan kesengsaraan. Namun, apabila dikendalikan dan ditundukkan pasti seseorang akan mampu membawanya menuju derajat dan kedudukan yang tinggi lagi mulia.